Berbagai Jenis Atap Rumah Untuk Hunian

Berbagai Jenis Atap Rumah Untuk Hunian | Atap adalah salah satu bagian penting untuk bangunan rumah yang melindungi penghuninya dari hujan dan terik panas matahari. Hal tersebut memang merupakan fungsi utama atap, namun kini telah banyak jenis atap rumah yang dirancang untuk berbagai kebutuhan.

Atap juga telah menjadi bagian dari bangunan yang memberikan nilai seni dan gaya sendiri pada bangunan. Terkadang, tipe desain atap juga dapat membangun karakter dari bangunan tersebut.

Selain itu, dengan memilih desain atap yang tepat, maka kamu dapat memperoleh tingkat proteksi yang lebih besar sesuai dengan lingkungan yang akan kamu tempati.

Atap rumah memiliki fungsi untuk memberikan perlindungan konstruksi sekaligus penghuni rumah dari berbagai macam kondisi cuaca seperti panas, hujan, dingin, dan juga angin kencang. Setiap jenis atap rumah tentu memiliki kemampuan, ketangguhan, dan batas penggunaan yang berbeda – beda.

Untuk itu, menentukan jenis atap yang akan digunakan merupakan hal krusial yang harus anda lewati pada tahap pembangunan rumah hunian. Untuk itu, sebelum memilih anda harus mengetahui dan memahami karakteristik setiap jenis atap dengan baik.

Dengan begitu, anda dapat melakukan perbandingan secara menyeluruh, berdasarkan kelebihan dan kekurangan tiap macam jenis atap dan juga yang sesuai dengan keuangan anda. Untuk mampu menjalankan itu semua tentu sangat dibutuhkan bahan yang kuat dan berkualitas untuk membuat atap rumah.

Jenis Atap Rumah Untuk Hunian

Sebelum memilih, lakukan perbandingan terlebih dahulu dan sesuaikan dengan kebutuhan dan budget pengadaan yang sudah anda tentukan batas atas dan batas bawahnya. Jangan sampai anda melakukan over budget, karena sangat berbahaya untuk kelangsungan pembangunan rumah anda.

Untuk pemaparan yang lebih jelas mengenai jenis atap rumah, silahkan anda simak dengan seksama pemaparan berikut.

1. Jenis Atap Tanah Liat

Jenis Atap Rumah Tanah Liat

Atap tanah liat dapat dibilang menjadi atap favorit bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut tentu karena atap berbahan tanah liat memiliki harga yang cukup terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain dalam hal harga, atap tanah liat juga sangat mudah untuk ditemui dan memiliki berbagai macam model dan bentuk yang dapat dipilih.

Atap tanah liat juga dikenal memiliki kekuatan yang baik dan juga tahan lama. Kemampuan tersebut tentu sangat cocok dengan kondisi cuaca di Indonesia yang dikenal mudah sekali berubah-ubah. Dalam hal pemasangan, atap tanah liat cukup mudah untuk pemasangannya. Anda dapat memasang atap tanah liat sendiri ataupun meminta bantuan kepada ahlinya.

2. Jenis Atap Beton

Jenis Atap Rumah Genteng Beton

Atap berbahan beton sangat banyak digunakan oleh rumah yang mengusung desain minimalis. Dilihat secara bentuk, atap beton tidak terlalu jauh berbeda dengan atap tanah liat. Jenis atap ini biasa disebut genteng beton.

Model yang dimiliki oleh atap beton juga cukup beragam dari mulai model datar sampai dengan model yang bergelombang. Selain itu, atap genteng beton biasanya dijual dengan berbagai macam variasi warna yang indah dan menarik.

3. Jenis Atap Beton Cor

Jenis Atap Rumah Beton Cor

Atap berbahan beton cor biasanya juga sering disebut dengan nama atap beton bertulang. Penggunaan atap jenis ini biasanya diaplikasikan pada rumah yang memiliki lebih dari satu lantai. Atap beton cor biasa diaplikasikan oleh mereka yang sedang membangun rumah tumbuh, dimana membuat rumah dengan atap cor beton yang nantinya dapat dijadikan bekal untuk dijadikan rumah 2 lantai.

Atap jenis ini juga sering digunakan oleh orang yang menginginkan adanya ruang jemuran ataupun ruang santai yang berada di atap. Atap beton cor memiliki sifat awet dan kuat sehingga sangat cocok untuk bahan atap rumah.

| Baca Juga : Rangka Atap Baja Ringan Vs Kayu, Mana Yang Terbaik?

4. Jenis Atap Keramik

Jenis Atap Rumah Genteng Keramik

Atap rumah berbahan keramik merupakan atap yang terbuat dari tanah liat yang diberikan lapisan pewarna berupa Glatzur. Jenis atap ini biasa disebut genteng keramik. Atap jenis ini biasanya memiliki banyak sekali variasi bentuk dan warna yang sangat menarik. Hal tersebut membuat atap keramik ini sering dipilih untuk dijadikan atap rumah. Penggunaan atap jenis ini biasanya ditemukan pada balkon di rumah mewah.

Jenis atap genteng keramik memang dikenal paling mahal dibanding jenis atap lain untuk ukuran setiap meter persegi. Namun jika menengok kemampuannya terhadap daya tekan beban hingga 180kg harga yang mahal bukan lagi masalah yang serius.

5. Jenis Atap Kaca

Jenis Atap Rumah Kaca

Sesuai dengan namanya, atap rumah yang satu ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar kaca. Atap jenis ini memiliki kelebihan dapat dijadikan sebagai ventilasi cahaya atau juga bisa di sebut Skylight (Baca Juga : Kelebihan Atap Kaca Skylight). Bahannya yang transparan membuat cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah. Pemakaian atap kaca ini juga seringkali difungsikan untuk mencegah dan menjaga kondisi dinding rumah dari cuaca lembap yang dapat menimbulkan jamur.

6. Jenis Atap Metal

Jenis Atap Rumah Genteng Metal

Atap berbahan metal merupakan atap yang terdiri dari genteng yang terbuat dari bahan baja ringan atau logam anti karat. Atap berbahan metal ini memiliki bentuk lembaran mirip dengan seng.

Untuk memasang atap metal ini dapat dilakukan dengan memasang atap tersebut dengan baut dan mur di bagian rangka atap rumah Anda. Jenis atap ini biasa disebut genteng metal. Kelebihan dari atap jenis metal ini adalah memiliki bobot yang cukup ringan sehingga tidak memerlukan banyak rangka untuk memasangnya.

Selain itu, bahan metal dapat memantulkan cahaya matahari ke tanah sehingga rumah Anda tidak akan terasa begitu panas pada saat siang hari. Atap metal ini juga memiliki kelebihan lainnya seperti tahan api, anti lumut, anti pecah, dan juga anti karat. Saat ini ada dua jenis genteng metal yang jamak diketahui masyarakat, yaitu genteng metal minimalis dan genteng metal pasir.

7. Jenis Atap Aspal

Jenis Atap Rumah Aspal

Genteng aspal adalah satu diantara tipe genteng yang dibikin memakai bahan utama aspal dengan beberapa tipe serat organik, bubur kertas, resin serta kombinasi kimia yang lain. Kebocoran pada genteng aspal hampir 0% dapat menimpa, sangat spesial bukan. Untuk proses pemasangan dapat dikerjakan dengan gampang sebab berupa lembaran yang gampang dipotong cukup dengan cutter.

Jika ada kerusakan pada atap berbahan aspal, anda hanya perlu memotong bagian yang rusak, kemudian menambalnya lagi dengan lembaran genteng aspal yang yang baru.

8. Jenis Atap SengJenis Atap Rumah Seng

Atap berbahan seng sangat mudah ditemui pada bangunan warung yang berada di pinggir jalan. Atap ini biasanya memiliki ukuran yang cukup panjang dan tidak memerlukan terlalu banyak rangka untuk memasangnya.

Bobot yang dimiliki oleh atap bahan seng sangatlah ringan sehingga terkadang diperlukan tambahan beban atau harus memakunya agar atap seng tidak mudah tertiup angin.

| Baca Juga : Harga Atap Spandek Permeter Terbaru

9. Jenis Atap Kayu

Jenis Atap Rumah Genteng Kayu

Atap berbahan kayu biasanya memilki bentuk yang unik serta artistik, yakni memiliki bentuk panjang serta membentuk segi tiga di ujungnya.

Serta ada pula bentuk lain dimana ujungnya berupa 1/2 lingkarang. Tipe kayu yang dipakai untuk bikin genteng kayu, biasanya ialah type kayu yang dapat bertahan dari air serta sinar matahari. Satu diantara tipe kayu itu ialah kayu ulin, atau disebutkan kayu besi. Kayu ulin umumnya mempunyai warna coklat tua atau abu tua.

Saat ini, terdapat banyak sekali jenis atap rumah yang dapat Anda pilih untuk dipasang pada rumah Anda. Semua bahan pembuatan atap rumah juga memiliki keunggulan dan kelebihan masing-masing. Untuk itu, pilihlah bahan atap rumah yang sesuai dengan keinginan Anda. Terakhir, Anda juga harus memilih jenis atap yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.